Membuat list film kontroversial adalah sesuatu hal
yg susah-susah gampang karena banyak sekali pilihan/kombinasi atau
alasan kenapa film itu bisa menjadi kontroversial. Karena unsur
kekerasan? Politik? Sex? Agama? Kombinasi dari semua? Seberapa shocking
film itu? Belum lagi karena perubahan jaman, Film ‘Psycho’ ketika keluar
di tahun 1960 di anggap sangat kontroversial, groundbreaking dan
shocking. Tetapi untuk ukuran kekerasan di film jaman sekarang sangat
biasa bahkan cukup lunak. Akhirnya setelah saya melakukan sedikit
research , 5 film ini sering sekali di masukan di dalam list film
kontroversial di peringkat yg selalu cukup tinggi karena kontroversi
film ini masih mempunyai efek yg powerful hingga saat ini.
5. I Spit On Your Grave (1978)
Film ber-genre revenge ini bercerita tentang
Jennifer (Camille Keaton), seorang wanita penulis yg ingin
mengisolasikan diri di sebuah kabin terpencil karena ingin menulis
novelnya dengan tenang. Ketika dia di serang dan di perkosa oleh
beberapa laki-laki lokal, dia bertekad untuk tetap tinggal di kabin dan
menyusun rencana untuk membalas dendam dan membunuh mereka. Di berikan
rating ‘X’ dan di banned di Inggris dan Jerman karena adegan pemerkosaan
yg memilukan dan juga adegan kekerasan yg cukup brutal. Film ini
mengundang kontroversi karena banyak yg memandang film ini merendahkan
martabat perempuan tetapi banyak juga yg menilai bahwa film tentang
kekuatan perempuan karena Jennifer berhasil membalas dendam.
4. The Exorcist (1973)
Di nobatkan oleh banyak kritikus film sebagai film
horor terseram, film ini juga mengundang banyak kontroversi karena
cerita tentang Regan, gadis berumur 13 tahun yg kemasukan setan ini
menunjukan adegan masturbasi dengan menggunakan salib dan memaki-maki
Tuhan. Banyak pemimpin agama yg mengutuk film ini sebagai penyebar setan
(walaupun tema film ini tentang perjalanan keyakinan dari tempat yg
gelap ke terang) karena mereka belum pernah menonton film horor seperti
ini. Film ini sempat di banned di beberapa kota di Inggris ketika
pertama kali keluar dan Linda Blair, yg memerankan Regan sempat di kawal
oleh body guard selama berbulan-bulan setelah film tayang karena
mendapat ancaman dari pihak-pihak yg percaya bahwa dia kemasukan setan
dan ingin menculiknya.
3. Salo or the 120 days of Sodom (1975)
Film-film modern yg mengaku bangga dengan sebutan
‘torture porn’ berhutang budi kepada film ini. Mungkin sebutan lebih
tepat untuk salo adalah ‘intelectual torture porn’ karena film ini
sangat berat dengan simbolisme-simbolisme sadis tentang orang-orang
berkuasa yg sadis/menyiksa/memperagakan adegan sexual abnormal kepada 18
remaja. Empat orang berkuasa (Presiden, tokoh agama, tokoh hukum dan
tokoh bangsawan) bertemu di sebuah istana dan menculik 18 remaja. Mereka
berbuat sesuka hati dengan remaja-remaja ini, memuaskan segala hasrat
abnormal yg mereka miliki.
Film ini tidak mempunyai struktur atau narasi film
yg normal. Tidak ada karaker development atau progres cerita yg normal.
Mungkin lebih seperti menonton sirkus yg di penuhi orang-orang freak,
menonton sifat-sifat kerendahan manusia yg paling rendah. Film ini di
banned di kebanyakan negara sampai hari ini tetapi di anggap sebagai
film art house penting karena mempunyai statemen yg explicit tentang
fasisme dan orang-orang berkuasa; absolute power corrupts.
2. Cannibal Holocaust (1980)
Film ini di sebut sebagai pencetus genre “found
footage” atau “documentary style” ala ‘The Blair Witch Project’ dan
‘Paranormal activity’. Sebuah tim pembuat film dokumenter tentang suku
kanibal menghilang, ketika film mereka ‘di temukan’ kita mengikuti
cerita mereka dari pembuat film dokumenter normal yg merekam kehidupan
suku kanibal sehari-hari menjadi pembuat film sensasi yg mengexploitasi
suku itu sehingga mereka di bunuh secara sadis oleh suku kanibal. Film
explotasi ini tidak hanya membuat shock penonton karena adegan
kekerasan/kanibal yg sangat grafik dan juga adegan-adegan pemerkosaan yg
brutal tetapi penonton mengira bahwa film ini nyata karena menggunakan
konsep dokumenter. Ketika film tayang pertama kali di Itali, pemerintah
lokal menangkap sutradara Ruggero Deodato karena mereka menuduh bahwa
aktor-aktor di film benar-benar mati. Deodato musti membawa aktor-aktor
ke depan publik untuk membuktikan bahwa mereka masih hidup. Film ini
juga di banned di banyak negara.
1. The Clock Work Orange (1971)

Film Stanley Kubrick ini mengundang banyak
kontroversi karena adegan kekerasan, pemerkosaan dan tema yg mengkritik
tentang masa depan bangsa Inggris yg suram karena di bawah pemerintahan
fasisme. Yg membuat kontroversi semakin panas adalah karena beberapa
kasus kriminalitas/pembunuhan nyata yg di lakukan anak-anak muda karena
mereka terinspirasi dengan filmnya, pers Inggris membuat sensasi
besar-besaran dan mengkritik Kubrick habis-habisan. Ketika keluarga
Kubrick mendapatkan ancaman, dia meminta Warner Bros yg mendistribusi
filmnya untuk menghentikan penayangan ‘The Clock Work Orange’ karena dia
takut keadaan akan melewati batas. Ironisnya, anak-anak muda yg
melakukan kriminalitas/pembunuhan belum pernah menonton filmnya tetapi
karena sensasi pers tabloid Inggris yg berlebihan membuat Kubrick muak
dengan hal ini semua sehingga dia menghentikan peredaran film di
Inggris.
tintascreenplay.com